arrow_back

Nasib & Kesendirian

Menampilkan 7 perumpamaan Karo.

Lau i babo bulung lale

"Ersuli tualah mumbang, Ersulin dengang tualah pirang, Mesui tading melumang, Suin dengang kita sirang."

Arti Literal

Bertunas kelapa mumbang, lebih bertunas kelapa tua. Sakit tinggal sebatang kara, lebih sakit lagi kita berpisah.

Makna Filosofis

Kesedihan mendalam bagi orang yang hidup sendiri (melumang) ditambah beban perpisahan.

Gantang

"Piar-piar sumpaling, Sumpaling kang kepé bulungna, Mbiar si aku tading, Tading kang kepé dungna."

Arti Literal

Penampi miring, miring juga rupanya daunnya. Takut aku tertinggal, tertinggal juga rupanya akhirnya.

Makna Filosofis

Ketakutan akan pengabaian atau ditinggalkan oleh orang-orang terkasih yang akhirnya menjadi kenyataan.

Padi

"Kerangen si mumbang-mumbang, Lada jera mumbang i uruk, Merangen sitading melumang, Bagi perik tading i asuk."

Arti Literal

Hutan yang rimbun-rimbun, lada jera rimbun di bukit. Kurus yang tinggal sebatang kara, bagaikan burung tinggal di sarang.

Makna Filosofis

Kerapuhan hidup seseorang yang tidak memiliki pelindung atau pendamping.

Lau i babo bulung lale

"Polong-polong i duru dalan, Sini dahan ndabuh i paré, Terolong-olong i duru dalan, Sini dahan tangis i paré."

Arti Literal

Kayu kering di tepi jalan, yang dahan jatuh di parit. Tergulung-gulung di tepi jalan, yang dahan tangis di parit.

Makna Filosofis

Nasib malang yang terlunta-lunta dan tidak mendapatkan pertolongan dari siapapun.

Biang i rante

"Gundera si mumbang-mumbang, Lada jera mumbang i kurung, Merangen sitading melumang, Bagi perik tading i kurung."

Arti Literal

Bawang yang rimbun-rimbun, lada jera rimbun di kurung. Kurus yang tinggal sebatang kara, bagaikan burung tinggal di kurung.

Makna Filosofis

Perasaan terisolasi dan kesedihan fisik (kurus) akibat kesepian yang berkepanjangan.

Lau i babo bulung lale

"Polong-polong i datas arang, Sini dahan mbusuk i paré, Terolong-olong sitading melumang, Bagi perik tading i asuk."

Arti Literal

Kayu kering di atas arang, yang dahan busuk di parit. Tergulung-gulung yang tinggal sebatang kara, bagaikan burung tinggal di sarang.

Makna Filosofis

Keadaan hidup yang sudah sangat menderita dan tidak memiliki harapan lagi.

Lau i babo bulung lale

"Buluh si mumbang-mumbang, Buluh pring i datas kerang, Kurus si tading melumang, Kurus si tading sirang."

Arti Literal

Bambu yang rimbun-rimbun, bambu pring di atas kandang. Kurus yang tinggal sebatang kara, kurus yang tinggal berpisah.

Makna Filosofis

Dampak perpisahan yang sangat menguras batin dan raga bagi mereka yang sebatang kara.